oleh

Sentuhan Kasih, Kapolres Tator Kembali Berbagi Sembako Kepada Guru Honorer di SMKN 1 Tana Toraja

CAKRAWALAINFO.COM – TANA TORAJA |  Bantuan Paket Sembako “Sentuhan Kasih” Polres Tana Toraja kembali di salurkan kepada tenaga guru honorer di wilayah Kec. Makale Utara, kegiatan kali ini di pusatkan SMKN 1 Tana Toraja, yang bertempat di Kel. Rantelemo, Kec. Makale Utara, Senin (29/11/2021).

Sejumlah tenaga guru honorer dari SMKN 1 Tana Toraja, SMPN dan Sekolah Dasar Negeri bergembira, pasalnya mereka tak pernah menyangka akan mendapatkan bantuan Paket Sembako langsung dari Kapolres Tana Toraja AKBP. Sarly Sollu, SIK, MH.

Dihadapan para tenaga guru honorer, Sarly Sollu menyampaikan hormatnya kepada jasa para tenaga pendidik yang berjuang untuk mencerdaskan generasi penerus perjuangan bangsa.

“ Bapak Ibu para guru tenaga pendidik adalah pahlawan, jasanya sungguh besar sekali dalam mencerdaskan generasi penerus perjuangan bangsa, kami tidak akan jadi polisi jika tanpa jasa dari para guru, Sentuhan Kasih Paket Sembako yang kami berikan ini tidak seberapa di banding dengan jasa bapak ibu sekalian, mohon diterima, karena inilah salah satu bentuk dari kehadiran negara di tengah masyarakat, negara yang hadir dan peduli kepada para tenaga guru honorer “. Ujar Sarly Sollu sebelum menyerahkan paket sembako.

Usai menyerahkan paket sembako, Kapolres berikan pencerahan kepada para siswa – siswi yang hadir dilapangan SMKN I Tana Toraja.
Seperti yang dikatakan sebelumnya di SMAN 4 Sangalla, kali ini Sarly Sollu kembali mengingatkan para siswa – siswi SMKN I Tana Toraja untuk menjadi pelajar yang bermoral.

“ Jika belum mampu berprestasi, maka setidaknya jadilah siswa yang bermoral, siswa yang tidak merugikan orang lain yang ada di sekitarnya” , dikutip pesan moral Sarly Sollu kepada para siswa-siswi.

Di kutip pula pesan moral selanjutnya Kapolres Tana Toraja AKBP. Sarly Sollu sebagai bekal bagi para generasi penerus ini.
“ Adek – adek, kenapa orang tua tetap ingin menyekolahkan adek – adek meskipun dalam kondisi ekonomi yang sangat terbatas ? kenapa orang tua kita tetap ingin kita terus bersekolah meski mereka hidup pas – pasan ? jawabnya, karena orang tua kita itu menginginkan kita memiliki moral yang baik, berguna bagi orang lain, berguna bagi masyarakat sekitar, berguna bagi bangsa dan negara, olehnya, siswa yang pandai dan memiliki moral yang baik maka dialah siswa yang cerdas, tidak ada gunanya memiliki kepandaian namun tidak memiliki moral, moral yang baik salah satunya adalah menghormati dan menghargai jerih payah orang tua yang menyekolahkan kita, dan jerih payah para guru yang mendidik dan membentuk kita menjadi orang yang berpendidikan, orang yang memiliki banyak hal “. Kata Sarly Sollu.

Selanjutnya, Kapolres juga mengingatkan sejumlah hal yang perlu di pedomani oleh para siswa.
“ Ada beberapa hal perlu adek – adek pedomani pula, yang pertama, bijak dalam bermedsos, gunakan medsos untuk hal – hal yang positif, sejauh ini puluhan kasus pelecehan seksual yang ditangani Sat Reskrim sepanjang tahun ini semua berawal dari penggunaan medsos yang negatife, jadi gunakanlah medsos untuk hal – hal yang positif “. Pesan Kapolres yang pertama.

Yang kedua, lanjut Sarly Sollu, “ Jauhi Narkoba, jangan rusak masa depan adek – adek dengan menggunakan Narkoba “.

“ Yang ketiga, taat hukum, taat mematuhi etika berlalu lintas, jangan ugal – ugalan dijalan, jaga keselamatan diri dan orang lain saat berada di jalan raya, ingat adek – adek, ada keluarga kita yang menunggu di rumah dengan perasaan was – was saat adek – adek berada di jalan raya, dan yang ke empat, Jadilah pelajar yang bermoral, gapai cita-citamu dengan menjadikan moral yang baik sebagai landasannya “. Tutur Kapolres, AKBP. Sarly Sollu.

Selain dari pencerahan, Sarly Sollu juga menyempatkan berdialog interaktif, untuk menjawab pertanyaan – pertanyaan seputar berlalu lintas yang baik dari sejumlah murid.
“ Kenapa polisi selalu mengingatkan penggunaan helm ?, karena helm itu akan melindungi kepala adek – adek saat terjatuh dari motor, bayangkan saja saat adek – adek jatuh dari motor dan kebetulan tidak menggunakan helm, akibatnya pasti fatal sekali, itulah alasannya kenapa pak polisi selalu mengingatkan penggunaan helm “. Ucapnya menjawab pertanyaan murid.

Sehubungan dengan lalu lintas yang menjadi bahan pertanyaan para murid, Kapolres mengingatkan, “ Jika adek – adek terjaring Razia, jangan sekali – kali mau konpromi dengan oknum petugas, adek – adek harus berani mengatakan bahwa saya adalah warga negara yang baik, yang taat hukum, berikan saya tilang, dan ingat, Tilang itu tidak menakutkan, jangan takut di tilang, dengan berani menolak melakukan kompromi, maka adek – adek sekalian telah membantu mewujudkan Polri yang bersih, jujur dan amanah, dan jika pun adek – adek takut kena tilang, maka sebaiknya janganlah melanggar “.

Sebelum akhiri kegiatannya di SMKN I Tana Toraja, kembali Kapolres berpesan, “ sebelum saya akhiri, ingat selalu pesan saya, Jadilah Pelajar yang bermoral, Jika Belum Mampu Berprestasi, maka setidaknya adek – adek memiliki moral yang baik sebagai modal mengejar cita – cita “. Tutup Sarly Sollu.

 

Laporan : Supardi

Loading...

Komentar

News Feed