Berbeda Dengan Kecamatan Lain, KPM BPNT di Kecamatan Bangkala Barat Hanya Mendapatkan 40 Butir Telur

TOPIKTERKINI.COM – JENEPONTO | Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di kecamatan Bangkala Barat Kabupaten Jeneponto di keluhkan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dan menjadi sorotan pemuda di desa barana, pasalnya bahan sembako yang diterima KPM di Desa Barana dan Kelurahan Bulujaya harganya dinilai terlalu tinggi, sehingga sembako yang diterima oleh KPM dinilai kurang dari yang seharusnya di dapatkan oleh KPM di e-Warong

Salah satu KPM Berinisial R warga desa barana ketika ditemui media ini mengeluhkan jumlah sembako yang diterima “Saya hanya dikasi Beras dua karung, Telur 40 Butir dan ikan sebanyak 8 Ekor untuk uang sebanyak Rp. 400.000 (Empat Ratus Ribu Rupiah)”, Tuturnya 23/08/2022

“Padahal kalau kita belanja di pasaran, harganya tidak semahal itu dan seharusnya kami bisa mendapatkan sembako lebih banyak ketika kami belanja di pasaran dengan uang sebanyak Rp. 400.000“, Terangnya

Ditanya mengenai harga, KPM Berisial R mengaku tidak mengetahui harga sembako yang dia beli karna sudah di paket dan di patok jumlahnya

“Kalau terkait harga, kami tidak tau karena kami tidak di beri tau harga sembako yang kami terima, kami hanya langsung diberikan satu paket berupa beras, telur dan ikan, padahal kami ini kan membeli, jadi seharusnya¬† kami ini dikasi tau harga per item dari sembako yang kami beli” Lanjutnya

Senadah dengan pengakuan Salah satu KPM Berinisal (D) di Kelurahan Bulujaya, yang mengaku hanya mendapatkan Beras 20 Kg, Telur 40 Butir dan Ikan 8 ekor

“Saya hanya mendapat beras 2 karung, Telur 40 Butir dan Ikan sebanyak 8 Ekor, Itu berbeda dengan kecamatan lain, karena setelah saya menerima, saya langsung tanya kepada keluarga saya yang tinggal di kecamatan tamalatea dan bangkala, semuaya menerima Beras 2 karung, Telur 60 Butir dan Ikan 8 Ekor”, Lalu kenapa kami di kecamatan bangkala barat hanya menerima 40 butir telur..?, Pungkasnya

“Dengan jumlah uang sebanyak Rp 400.000, seharusnya kami mendapatkan lebih banyak bahan sembako, karena harga beras di pasaran saat ini kalau kualitas bagus paling harganya sampai 7 ribu rupiah, harga telur di pasaran saat ini 2000 rupiah perbiji dan harga ikan bandeng dengan ukuran 3 jari biasa harganya 15 rb per dua ekor, Terangnya

Berbeda dengan pernyataan pihak pengelolah bansos BRI untuk wilayah Kecamatan Bangkala-Bangkala Barat, Pak Ridho yang dikonfirmasi melalui sambungan Watshapp pada senin, 22/08/2022 mengatakan bahwa sembako yang dibagikan kepada KPM di Kelurahan Bulujaya dan Desa Barana berupa “Beras 2 karung, Telur 60 Butir dan ikan 6 ekor”

“Kalau soal jumlahnya itu bukan BRI yg tentukan pak, Tergantung Kpm belanja sembako di e-warung”, Jawab pak Ridho singkat

Mengenai hal tersebut, Salah seorang pemuda di Desa Barana menuturkan bahwa ini sudah sangat merugikan, baik masyarakat miskin ataupun negara, Karena dari hasil penelusuran kami di beberapa kecamatan, seperti di kecamatan rumbia, kelara, tamalatea dan bangkala semuanya membagikan Sembako berupa Beras 20kg, Telur 60 Butir dan Ikan 8 Ekor, dan hanya di kecamatan Bangkala Barat yang membagikan 40 Butir Telur

Sementara uang yang diterima dan Masuk di KKS (Kartu Keluarga Sejahtera) KPM jumlahnya sama dengan kecamatan lain, lalu kenapa jumlah sembako yang diterima KPM di Kecamatan Bangkala Barat berbeda dengan kecamatan lain, ada apa..??

Ini sudah jelas bahwa pihak pengelola bansos BPNT di kecamatan bangkala barat telah merampas hak KPM, dan ini juga bukan untuk pertama kalinya terjadi di kecamatan bangkala barat

Seperti temuan kami, penyaluran BPNT Pada bulan desember lalu di kecamatan bangkala barat terjadi pengurangan sebanyak 5 Biji per KPM, jadi untuk penerima BPNT PPKM yang menerima dan dirapel selama 6 bulan hanya menerima 5 rak telur, untuk KPM BPNT Reguler yang menerima 2 bulan ditambah bonus 2 bulan hanya menerima 100 Butir telur,
Sementara di kecamatan lain Untuk KPM BPNT PPKM yang menerima 6 bulan, itu mendapatkan 6 Rak telur dan BPNT reguler sebanyak 4 Rak telur” Ungkap Muh. Hasbi

Selain itu, sebanyak dua kali penyaluran yang dilakukan oleh pihak PT. POS IDONESIA, KPM Dari sejumlah desa di kecamatan bangkala barat mengaku diarahkan untuk belanja di e-warung setelah mengambil uangnya di kantor Pos, sementara aturannya jelas bahwa KPM BPNT Bebas membelanjakan uangnya dimana saja yang mereka mau, Tutur Hasbi

Kami berharap kepada pihak Kejaksaan Negeri Kabupaten Jeneponto dan pihak TIPIKOR Polres Jeneponto agar mengusut tuntas masalah ini dan menindak tegas pengelola dan oknum-oknum yang terlibat pada penyaluran bansos BPNT di Kecamatan Bagkala Barat, Agar perampasan Hak orang-orang miskin tidak berkepanjangan, karena jika ini dibiarkan, perampasan Hak KPM BPNT di kecamatan bangkala barat kemungkinannya akan kembali terjadi

Selain itu, kami juga berharap kepada pihak dinas sosial kabupaten jeneponto agar melakukan evaluasi kepada orang-orangnya yang ada di desa-desa, Dalam hal ini SLRT yang diduga terlibat dalam pembagian sembako, Tutup Hasbi

Laporan: Iqbal

Loading...

Pos terkait

Comment