oleh

Andi Akmal Pasluddin Bagikan 750 Paket Gemerikan di Desa Samaenre

CAKRAWALAINFO.COM – BONE | Sebanyak 750 paket Gemarikan atau bantuan ikan/olahan ikan bersumber dari Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Ditjen Penguatan Daya Saing dan Produk Kelautan dan Perikanan (DJPDS KP) dibagikan kepada masyarakat yang terdampak pandemi covid-19.

Andi Akmal Pasluddin Bagikan 750 Paket Gemerikan di Desa Desa SamaenrePenyaluran bantuan tersebut disalurkan di Desa Samaenre, Kecamatan Bengo.
Rabu, (12/08/2020).

Turut hadir dalam kegiatan safari gemarikan yakni Anggota Komisi IV DPR RI H. Andi Akmal Pasluddin, Kepala Balai Besar Pengujian Penerapan Produk Kelautan dan Perikanan (BP3KP) DJPDS KP Widya Rusyanto, Tim Itjen KKP RI, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Bone Ir Wahida, Kepala Cabang Dinas Kelautan Wilayah Bone-Soppeng-Wajo-Sinjai (CDK BOSOWASI) Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi SulSel, Aji Tono, Sekcam Bengo, Kepala Desa Samaenre, serta masyarakat Desa.

Penyaluran paket olahan ikan ini merupakan wujud kepedulian Anggota Komisi IV DPR RI, Andi Akmal Pasluddin kepada masyarakat di tengah pandemi virus Corona (Covid-19).

Program pembagian paket olahan ikan ini sebagai bentuk penanganan Covid-19 dan upaya penanganan stunting, sekaligus upaya kampanye makan ikan.

Andi Akmal Pasluddin saat ditemui di lokasi Safari Gemarikan mengatakan mengonsumsi ikan baik untuk kesehatan masyarakat. Terlebih kandungan gizi dan protein pada ikan.

Dikatakan A Akmal, bukan hanya itu, sektor pertanian dan perikanan perlu diperkuat di tengah pandemi Covid-19.

“Walaupun di tengah Covid-19, sektor pertanian dan perikanan harus dipacu. Terbukti, sektor ini mengalami pertumbuhan di tengah pandemi,” ungkapnya.
Rabu, (12/08).

A Akmal pun berharap, paket olahan ikan tersebut bisa membantu masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

Sementara itu, Kepala Balai Pengujian Penerapan Produk Kelautan dan Perikanan (BP3KP) Kementerian Kelautan dan Perikanan Widya Rusyanto menjelaskan, mengonsumsi ikan sangat bermanfaat bagi masyarakat. Apalagi di tengah pandemi Covid-19 saat ini.

“Ikan mengandung Omega 3 dan tidak mengandung lemak. Baik untuk dikonsumsi masyarakat,” jelasnya.

Terpisah Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bone, Ir Wahida menerangkan makan ikan untuk melawan Corona. Karena dengan mengonsumsi ikan meningkatkan imun.

“Kasih makan ikan segar ke anakta. Karena ikan segar mengandung banyak unsur protein untuk kecerdasan dan pertumbuhan anak,” terangnya.

Diketahui, pembagian tersebut disalurkan kepada warga di Kabupaten Maros ada 250 paket dan 750 paket di Kabupaten Bone. bagi warga terdampak Covid-19

Gemarikan sendiri merupakan program nasional Kementerian Kelautan dan Perikanan yang dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo sejak tahun 2004 yang bertujuan untuk meningkatkan konsumsi ikan nasional. Program ini adalah kegiatan yang dilaksanakan dalam mendukung Program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) (INPRES Nomor 07 Tahun 2017).

Program Gemarikan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang kandungan gizi dan manfaat ikan, serta menumbuhkan kreativitas dalam mengolah ikan untuk perbaikan gizi keluarga dan masyarakat. Kegiatan ini merupakan salah satu metode kampanye untuk meningkatkan konsumsi ikan di masyarakat.

Dalam perkembangannya pemenuhan gizi masyarakat terdampak bencana, juga menjadi perhatian dan perlu segera ditangani.

Oleh karenanya, pelaksanaan Safari Gemarikan senantiasa diperluas kegiatannya untuk mengakomodir kegiatan penanganan darurat bencana Covid-19 melalui pemberian bantuan ikan atau produk perikanan dalam rangka meningkatkan daya tahan tubuh masyarakat.

Ikan dapat menstimulus sistem imun di dalam tubuh, sebab tubuh membutuhkan protein yang cukup serta suplai makanan yang bermutu. Ikan sehat bermutu ini merupakan sumber protein yang layak dan memiliki omega tiga tinggi, salah satu kandungan yang bisa meningkatkan imun tubuh.

Tujuan lain tak kalah penting dari kegiatan Safari Gemarikan ini adalah sebagai edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya kandungan gizi ikan untuk pertumbuhan dan kecerdasan anak (mencegah sunting). Ikan sangat sesuai untuk mendukung program perbaikan gizi masyarakat dan penanganan stunting mengingat ikan sebagai sumber protein memiliki beragam keunggulan dibanding produk hewani lainnya.

Selain memiliki kandungan gizi yang lengkap, ikan memiliki peran penting bagi ibu hamil, 1.000 Hari Pertama Kehidupan (1000 HPK), perkembangan otak anak-anak dibawah usia dua tahun (Baduta), usia remaja serta lanjut usia. Ikan sebagai sumber bahan pangan sehat juga berperan mengurangi beban penyakit sehingga dapat mewujudkan kualitas hidup masyarakat yang lebih baik dan meningkatkan produktivitas dan daya saing bangsa.

Kegiatan ini juga diharapkan dapat mempromosikan produk olahan perikanan lokal kepada masyarakat luas dan mendukung pemulihan ekonomi masyarakat melalui penyerapan ikan dan produk olahan dari Usaha Mikro, Kecil dan Menengah.

Laporan: Ani Hammer

Loading...

Komentar

News Feed