oleh

PPDI Bone Laksanakan Kampanye Pendidikan Inklusif

CAKRAWALAINFO.COM – BONE: Sejak tahun 2003 sampai sekarang, Helen Keller International (HKI) bekerjasama dengan Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengembangkan sistem pendidikan inklusif di Indonesia.

Di awal bulan Januari 2016 sampai dengan Desember 2017, HKI, UNICEF dan Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus (PPK) – Kemendikbud mengembangkan program pendidikan inklusif guna meningkatkan akses peserta didik berkebutuhan khusus (termasuk penyandang disabilitas) untuk memperoleh layanan pendidikan.

Bulan November 2018, HKI dan UNICEF kembali melanjutkan pengembangkan program pendidikan inklusif, dimana kampanye pendidikan inklusif menjadi salah satu komponen program. Harapannya kegiatan tersebut akan membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya menghilangkan stigma negatif dan lebih fokus untuk membantu memaksimalkan potensi yang dimiliki penyandang disabilitas.

Dari hasil Focus Group Discussion (FGD) bersama para stakeholder di Kabupaten Bone, tanggal 29 Mei 2019 mengenai saluran/channel yang tepat untuk mengkampanyekan pendidikan inklusif di Kabupaten Bone, sangat penting untuk menyebarluaskan informasi program penyelenggaraan pendidikan inklusif dengan melibatkan potensi lokal yang ada di daerah.

Maka dari itu HKI-UNICEF bekerjasama dengan pemerintah daerah Kabupaten Bone melalui Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama Kabupaten Bone, memprakarsai kegiatan kampanye publik pendidikan inklusif bagi sekolah/madrasah dampingan HKI-UNICEF di Kabupaten Bone

Pendidikan inklusif dipandang sebagai satu cara terbaik untuk memastikan akses bagi semua anak termasuk mereka yang putus sekolah karena penyandang disabilitas atau karena faktor kebutuhan khusus lainnya dapat mengakses layanan pendidikan yang berkualitas.

Untuk mewujudkan cita-cita yang sangat mulia tersebut tentunya butuh dukungan dari semua pihak, tidak hanya Dinas Pendidikan, namun semua OPD harus mendukung penyelenggaraan pendidikan inklusif di Kabupaten Bone.
Program pembangunan Nasional khususnya bidang kesejahteraan sosial penyandang Disabilitas seharusnya dilaksanakan secara terpadu, berkesinambungan dan betul-betul menyentuh langsung ke obyek sasaran pembangunan.

Program pembangunan Nasional ditangani oleh berbagai Departemen, dan pembangunan kesejahteraan sosial termasuk pembangunan kesejahteraan sosial penyandang Disabilitas dilaksanakan oleh Departemen Sosial dan Dinas  Sosial.

Saat ini PPDI (Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia) kab. Bone tengah melaksanakan kampanye pendidikan inklusif dengan menggambar beberapa titik tembok dan tempat sampah yg ada di kabupaten Bone serta menyebar benner yg menggambarkan simbol-simbol pendidikan inklusif, kegiatan ini akan berlangsung hingga tanggal 14 Desember 2019 dan pada hari Sabtu itu puncak kegiatan di Aula Dinas Sosial kab.Bone.

Kegiatan ini bertujuan Mengkampanyekan pendidikan inklusif di Kabupaten Bone, dengan mengacu pada model kampanye yang dilakukan dari, oleh dan untuk orang dewasa dengan komposisi orangtua, perangkat desa, organisasi lain.

Memanfaatkan potensi lokal daerah Bone untuk mengkampanyekan pendidikan inklusif ke masyarakat.
Menumbuhkan kesadaran inklusifitas kepada masyarakat di komunitas/lembaga/organisasi melalui pelibatan langsung masyarakat sebagai peserta kampanye publik.Meluasnya informasi tentang pendidikan inklusif yang seragam di lingkungan komunitas baik untuk komunitas itu sendiri, tokoh masyarakat, penduduk setempat maupun masyarakat sekitar lainnya.

Adapun hasil yang akan dicapai yaitu
Semakin banyak komunitas yang paham dan bersedia untuk menyelenggarakan pendidikan inklusif di kabupaten bone.

Bertambahnya pemahaman dan semakin kuat komitmen para stakeholder dilingkungan komunitas pada upaya menumbuh kembangkan nilai-nilai inklusifitas (menghargai keberagaman, saling menghormati, menghargai dan bekerjasama antar warga sekolah, komunitas, memberi kesempatan, menghilangkan stigma negatif) di sekolah/madrasah dan komunitas
Kegiatan kampanye publik yang berkesinambungan di Kabupaten Bone

Lapoan: Ani Hammer

Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed