Pers, Pilar Informasi dan Edukasi Kesehatan Bangsa

Pers, Pilar Informasi dan Edukasi Kesehatan Bangsa
Foto: dr. ERWIN PRATAMA. AR (Ketua Persatuan Dokter Umum Indonesia Komisariat Jeneponto)

Pers, Pilar Informasi dan Edukasi Kesehatan Bangsa

Oleh: dr. Erwin Pratama, AR
Ketua PDUI Komisariat Jeneponto

Hari Pers Nasional menjadi momentum penting untuk merefleksikan peran strategis pers dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pers bukan sekadar penyampai berita, tetapi merupakan pilar utama dalam membangun kesadaran, mencerdaskan masyarakat, serta mengawal berbagai sektor pembangunan, termasuk bidang kesehatan. Dalam konteks kesehatan masyarakat, pers memiliki posisi yang sangat vital sebagai sumber informasi dan sarana edukasi yang mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Kesehatan merupakan hak dasar setiap warga negara yang harus dijamin pemenuhannya. Namun, upaya mewujudkan masyarakat yang sehat tidak hanya bergantung pada tenaga medis dan fasilitas layanan kesehatan. Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pola hidup sehat, pencegahan penyakit, serta pemanfaatan layanan kesehatan menjadi faktor penentu keberhasilan pembangunan kesehatan. Di sinilah peran pers menjadi sangat strategis dalam menyampaikan informasi kesehatan yang akurat, mudah dipahami, dan dapat dipercaya.

Melalui pemberitaan yang berkualitas, pers mampu meningkatkan literasi kesehatan masyarakat. Informasi mengenai imunisasi, pencegahan penyakit menular, pengendalian penyakit tidak menular, kesehatan ibu dan anak, hingga pentingnya menjaga kesehatan mental dapat disampaikan secara luas melalui media massa. Edukasi yang dilakukan secara konsisten oleh pers mampu membentuk perilaku masyarakat yang lebih sadar dan peduli terhadap kesehatan diri maupun lingkungan sekitarnya.

Di era digital yang ditandai dengan derasnya arus informasi, masyarakat sering dihadapkan pada berbagai informasi kesehatan yang belum tentu benar. Hoaks dan mis informasi kesehatan dapat menimbulkan keresahan bahkan membahayakan keselamatan masyarakat. Dalam situasi seperti ini, pers profesional menjadi benteng utama dalam menyaring informasi, melakukan verifikasi fakta, serta menyajikan pemberitaan yang objektif dan bertanggung jawab. Pers yang berintegritas akan menjadi sumber rujukan terpercaya bagi masyarakat dalam memperoleh informasi kesehatan.

Selain menjalankan fungsi edukasi, pers juga memiliki peran penting sebagai pengawas sosial terhadap kebijakan dan pelayanan kesehatan. Pers dapat menjadi jembatan antara masyarakat dan pemerintah dalam menyampaikan aspirasi, kritik konstruktif, serta berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat dalam mengakses layanan kesehatan. Peran ini sangat penting untuk memastikan bahwa pembangunan kesehatan berjalan secara adil, merata, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat luas, khususnya kelompok rentan.

Sinergi antara tenaga kesehatan dan insan pers merupakan langkah strategis dalam memperkuat pembangunan kesehatan. Tenaga kesehatan memiliki tanggung jawab memberikan pelayanan terbaik, sementara pers berperan menyebarluaskan informasi yang mendidik dan membangun kepercayaan publik terhadap program kesehatan. Kolaborasi yang harmonis antara kedua pihak akan mampu menciptakan masyarakat yang lebih sehat, cerdas, dan berdaya.

Pada peringatan Hari Pers Nasional 2026, kita patut memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh insan pers yang terus berkomitmen menyajikan informasi yang berkualitas dan mencerahkan masyarakat. Semoga pers Indonesia senantiasa menjadi pilar informasi dan edukasi kesehatan bangsa, serta terus berkontribusi dalam mewujudkan masyarakat Indonesia yang sehat, kuat, dan sejahtera.

Selamat Hari Pers Nasional 2026. Pers berkualitas, kesehatan bangsa semakin kuat.

Loading...

Pos terkait

Comment