Dilaporkan Hilang, Penjual Gorengan Ditemukan Tak Bernyawa di Kebun Sawit

CAKRAWALAINFO.COM – PASAMAN BARAT | Kepolisian Resort Pasaman Barat terus melakukan penyelidikan kasus dugaan penganiyaan terhadap korban Sumiati. Sejumlah saksi dimintai keterangan. Melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memasang garis polisi di TKP. Koordinasi dengan pihak keluarga korban dan Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan Autopsi Mayat.

Sesosok mayat perempuan ditemukan tergeletak di perkebunan kelapa sawit PT Bakrie Pasaman Plantation (BPP) Unit I Air Balam, Kecamatan Koto Balingka, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatra Barat, pada Minggu (10/7/2022) Pagi.

Reskrim Fetrizal S, S.I.K ,MH mengatakan bahwa, mayat yang ditemukan itu diketahui bernama Sumiati (50) panggilan Sum, warga Jorong PT. BPP Nagari Parit Kecamatan Koto Balingka Kabupaten Pasaman Barat, Sumbar.

Sumiati ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, lokasinya di Blok i 42 Divisi I Jr. PT. Bakrie Pasaman Plantation Unit II Air Balam Kec. Koto Balingka kata Fetrizal, pada Minggu (10/7) di Simpang Empat.

Pedagang gorengan ini sebelumnya telah dilaporkan hilang sejak Sabtu (9/7) kemarin oleh pihak keluarga. Karena setelah mengantarkan kue ke warung yang beralamat di Jorong Setia Baru. Tapi Sumiati tak kunjung kembali ke rumah. Bahkan sudah ditunggu hingga malam harinya.

Kasat Reskrim menyebutkan, korban diketahui berangkat dari rumah pada pukul 07.30 WIB pagi, dengan mengendarai sepeda motor untuk mengantarkan kue ke warung Topik di Simpang Jorong Setia Baru.

Dari keterangan keluarganya, korban biasa mengantarkan jualan berupa gorengan, namun sampai malam harinya korban belum juga pulang ke rumah” jelasnya.

Selanjutnya pihak keluarga berusaha mencari bersama dengan masyarakat Jorong PT BPP ke sekitar wilayah PT. BPP.

Setelah melakukan pencarian oleh warga, korban Sum ditemukan oleh saksi Wetri pada pukul 10.00 WIB. TKP penemuan sekitar dua kilometer dari perumahan tempat tinggal korban” Ungkap Fetrizal

Saat ditemukan, korban sudah berada di luar jalan yang dilalui korban tepatnya di bawah pohon kelapa sawit beserta sepeda motor yang dikendarainya.

Diduga Korban meninggal dunia dengan tidak wajar di karenakan pada wajah korban mengalami muka lebam serta mulut dan hidung mengeluarkan darah dan gigi palsu yang dikenakan korban terlepas berserakan di jalan, urainya.

Kemudian pada leher korban terdapat lilitan kain dan perhiasan yg dipakai korban juga tidak ditemukan di TKP.

Dari Informasi dari keluarga korban benar, korban menggunakan gelang dan cincin emas” katanya

Untuk penyelidikan jenazah korban langsung dibawa ke Puskesmas Parit Kecamatan Koto Balingka, selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara di Padang untuk otopsi.

Saat ini korban sudah dibawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan Autopsi Mayat agar mengetahui penyebab kematian korban dan mengungkapkan pelakunya, jelasnya

Laporan: Zul Efendri

Loading...

Pos terkait

Comment