Diduga Dampak PETI Muaro Kiawai, Tiga Rumah dan 7 Hektar Perkebunan Sawit Milik Warga Tenggelam

CAKRAWALAINFO.COM – PASAMAN BARAT | Aktivitas penambangan Emas yang diduga tanpa izin di sepanjang Bantaran Sungai Batang Saman disinyalir berpotensi mengancam menenggelamkan perkampungan warga Jorong Batang Saman Kabupaten Pasaman Barat

Hal ini disampaikan salah seorang warga Batang Saman Inisial EN Sabtu 15/7/2022, yang mana EN mengaku menjadi salah satu korban lahan perkebunan kelapa sawitnya seluas 7 Hektar sudah tenggelam dan tiga rumah saudaranya juga sudah musnah diduga akibat dampak Aktivitas Peti Muaro Kiawai

Diduga Dampak PETI Muaro Kiawai, Tiga Rumah dan 7 Hektar Perkebunan Sawit Milik Warga TenggelamIa menuturkan bahwa “Oknum-oknum pelaku Aktivitas Peti di Muaro Kiawai tidak hanya melakukan penggalian di dalam sungai saja, bahkan di pinggiran sungai juga menjadi sasaran pelaku peti, bekas galian yang sudah di kerjakan di biarkan menganga begitu saja” Terangnya

“Hal seperti itu akan dapat meroboh aliran sungai mengarah kemana-mana, karena sudah terbukti pada saat ini aliran sungai Batang Pasaman sudah berubah total, saat ini perkebunan kelapa sawit saya sudah berada di tengah aliran sungai tersebut dan tiga rumah saudara saya sudah musnah lenyap begitu saja”, Ungkap EN

EN Menuturkan bahwa terkait hal tersebut sudah ia laporkan ke pihak-pihak terkait

“Terkait Hal ini sudah saya laporkan kepada pihak pemerintah mulai dari tingkat Kejorongan, Nagari, Kabupaten, sampai ke Provinsi, namun hasilnya Zonk semua”, papar EN

EN Mengungkapkan bahwa, “Bila aktivitas Peti Ini tetap di biarkan, sudah bisa di pastikan perkampungan kami ini akan lenyap semua, dan Jembatan Batanga Saman ini akan ambruk, karna kondisi sungai Batang Pasaman saat ini sudah mengarah ke perkampungan”

“Saat ini, kami juga terancam kesulitan Air bersih, karena sebelum ada aktivitas penambangan di sungai ini, Air sungai dapat kami manfaatkan untuk kebutuhan warga sehari-hari, sekarang air sungai ini sudah tak bisa di manfaatkan lagi, karena airnya selalu keruh meskipun cuaca bagus”, Ungkap EN

EN Berharap agar pihak Aparat Penegak Hukum serius dan konsisten memberantas PETI yang sampai saat ini masih beraktivitas

“Harapan saya selaku warga Batang saman agar Aparat penegak Hukum serius dan konsisten memberantas Aktivitas Peti yang masih melakukan kegiatannya, Karena kami selaku warga yang menjadi korban bingung harus mengadu kepada siapa, karna pada sebelumnya hal ini sudah kami adukan sampai ke tingkat provinsi, namun hasilnya nol, Harap EN

Dari penelusuran Media ini, Aktivitas Peti yang saat ini beroperasi di Nagari Muaro Kiawai, Kecamatan Gunung Tuleh Terindenfikasi ada Empat Unit Excavator yang menurut keterangan warga setempat yang menolak untuk dituliskan namanya didalam pemberitaan ini bahwa salah satu pemilik Excavator diduga Oknum Aparat, namun belum sempat di lakukan komfirmasi oleh media ini terhadap oknum yang bersangkutan, sedangkan oknum pemilik Excavator lainnya berinisial JO tidak ada respon saat di hubungi Via WhatsApp pribadinya.

Hingga berita ini di terbitkan pihak pengusaha tambang belum berhasil di hunbungi oleh media ini untuk di minta keterangannya.

Laporan: Zul Efendri

Loading...

Pos terkait

Comment