oleh

Alumni UKIP Makassar Berharap Tidak Ada Lagi Konflik Sebelum dan Sesudah Pilkades

CAKRAWALAINFO.COM – BANTAENG | Desa adalah harapan utama pembangunan Bangsa menuju yang lebih baik, sebab Desa menjadi pertautan pertama antara Pemerintah dan Masyarakat. Dari kedekatan tersebut seharusnya menjadikan Desa memiliki kekuatan yang besar menuju Desa maju dan mandiri.

Terlepas dari cita-cita bersama akan majunya suatu Desa, masalah sering kali datang begitu saja. Baik itu yang sifatnya internal ataupun eksternal dan yang sering jadi persoalan adalah konflik menjelang dan sesudah pemilihan Kepala Desa.

Dari masalah tersebut sering mendapat rasa prihatin dari beberapa pihak. Salah satunya Irwan, S.H alumni Fakultas Hukum Universitas Kristen Indonesia Paulus (UKIP) Makassar. Ia menyayangkan konflik sebelum dan pasca pemilihan Kepala Desa.

“Sangat disayangkan !! Seharusnya kita satu tujuan untuk kemajuan Desa dan saling menghargai hak dan pilihan masing-masing. Namun faktanya ada saja konflik yang terjadi dibeberapa Pilkades di Negeri ini hanya karena kita terlalu ambisi memberikan pilihan”. Ujar Irwan (08/02/2020)

Irwan yang merupakan warga Dusun Kayu Loe, Desa Papanloe, Kecamatan Pajukukang, Kabupaten Bantaeng, Provinsi Sulawesi Selatan ini juga menyampaikan harapannya agar Pilkades secara serentak yang akan datang bisa berjalan dengan damai dan sejuk.

“Kita semua berharap agar Pilkades serentak atau pemilihan apapun kedepannya bisa berjalan damai, sejuk dan harmonis. Karena tujuan utama dari pemilihan ini adalah demokrasi sehat yang menghasilkan pemimpin-pemimpin yang amanah dan bijaksana”. Harap Irwan yang juga merupakan Ketua Karang Taruna Desa Papanloe

“Masa depan Desa di Negeri ini akan lebih cerah terlihat apabila penduduknya hidup rukun. Tanpa ada konflik sebelum ataupun sesudah pemilihan Kepala Desa”. Tambahnya

Memang fakta di lapangan menunjukkan adanya berbagai masalah di masyarakat terkait Pilkades mulai dari adu mulut para pendukung calon sampai adu fisik. Bahkan kadang juga terjadi sindir menyindir di sosial media, melakukan penutupan jalan dan menutup kantor Desa atau merusak fasilitasnya.

Selain itu Irwan juga menyampaikan agar tidak ada oknum yang ingin memecah belah masyarakat Desa.

“Masyarakat harus lebih Dewasa, bisa saja ada oknum yang ingin memecah belah hanya karena oknum tersebut memiliki kepentingan besar. Dan korbannya adalah masyarakat banyak. Ini yang harus dihindari bersama”. Tegasnya

(Red)

Loading...

Komentar

News Feed