CAKRAWALAINFO.COM-KONAWE UTARA– Dalam upaya menekan angka kecelakaan dan meningkatkan ketertiban berlalu lintas, Forum Komunikasi Lalu Lintas dan Angkatan Jalan (FKLL) Kabupaten Konawe Utara menggelar Rapat Koordinasi di Coffee BOSQ, Wanggudu, pada Rabu (03/06/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh instansi terkait, mulai dari Satlantas Polres Konawe Utara, PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Sulawesi Tenggara, Dinas Perhubungan Kab. Konut, Dinas PUPR, hingga BLUD RSUD Konawe Utara.
Berdasarkan data demografi yang dipaparkan oleh Jasa Raharja, angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Konawe Utara pada tahun 2025 sempat mengalami kenaikan sebesar 1% dibanding tahun 2024. Tren peningkatan ini berlanjut pada periode Januari hingga Mei 2026, di mana tercatat ada 37 kasus kecelakaan jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2025 yang sebanyak 28 kasus (naik 32,14%). Dengan fatalitas korban meninggal dunia mencapai 7 orang dan didominasi oleh usia pelajar, FKLL menilai perlunya langkah mitigasi yang taktis dan kolaboratif.
Sebagai rencana tindak lanjut dari risalah rapat, terdapat beberapa poin krusial yang akan segera dieksekusi oleh masing-masing instansi:
1. Penegakan Hukum dan Pengaturan Jalan: Satlantas Polres Konawe Utara bersama Dinas Perhubungan akan memperketat penegakan hukum terhadap pelanggaran rambu serta melakukan pengaturan lalu lintas secara berkala di berbagai titik rawan kecelakaan.
2. Pemasangan Spanduk Himbauan: Kolaborasi antara Satlantas dan Jasa Raharja akan diwujudkan melalui pemasangan spanduk peringatan di area rawan kecelakaan (black spot), khususnya di wilayah Kecamatan Lasolo, Kecamatan Sawa, dan Kecamatan Lembo.
3. Operasi Gabungan Kepatuhan Pajak: Guna meningkatkan kepatuhan pengendara terhadap peraturan lalu lintas sekaligus pemenuhan kewajiban pajak kendaraan, akan dijadwalkan Operasi Gabungan bersama Samsat Konawe Utara dalam waktu dekat.
4. Edukasi ke Sekolah-Sekolah: Mengingat tingginya angka kecelakaan di usia muda, sosialisasi keselamatan berkendara (seperti penggunaan helm dan sabuk pengaman) akan digencarkan ke sekolah-sekolah, terutama di Kecamatan Asera dan Kecamatan Sawa.
5. Perbaikan Infrastruktur dan Fasilitas Jalan: Dinas Perhubungan dan Dinas PUPR Kabupaten Konawe Utara berkomitmen melakukan survei inventaris rambu serta kerusakan jalan di sepanjang jalur Trans Sulawesi untuk kemudian dikoordinasikan ke balai jalan agar segera dilengkapi dengan rambu penunjuk dan traffic light baru.
6. Optimalisasi Penanganan Korban: BLUD RSUD Konawe Utara juga memastikan kesiapan dalam peningkatan pelayanan medis darurat bagi korban kecelakaan, termasuk integrasi rincian biaya rujukan secara cepat melalui sistem grup bersama Jasa Raharja.
Nur Akbar selaku Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja Sultra ditemui ditempat lain menyampaikan “Melalui optimalisasi wadah komunikasi FKLL ini, diharapkan seluruh pemangku kepentingan dapat bersinergi melahirkan kebijakan yang efektif demi menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas) yang prima bagi masyarakat Konawe Utara.” Pungkasnya.
Melalui langkah-langkah preventif ini, diharapkan angka kecelakaan di Kabupaten Konawe Utara dapat ditekan secara signifikan demi terciptanya budaya berlalu lintas yang aman dan tertib.
Laporan : Andi







Comment