oleh

SKPD Mangkir Merusak Wibawa DPRD Maros

CAKRAWALAINFO.COM – MAROS | Polemik krisis air Bontoa masih bergulir, dari unjuk rasa yang di lakukan oleh Aliansi Masyarakat Tanah Gersang Menggugat hingga kemudian dilakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Kabupaten Maros.

Namun kenyataannya hingga pada hari ini, Masyarakat Bontoa belum mendapati kejelasan terkait keseriusan Pemerintah Daerah dalam hal menyelesaikan Krisis Air di Bontoa.

Terbukti setelah, DPRD Maros mengundang SKPD dalam hal ini, Bappeda, Dinas Pekerjaan Umum, Bagian Asset Sekretariat Daerah, Camat Bontoa, Camat Lau, PDAM Maros, serta Kepala Desa dan Kepala Kelurahan Se-Kecamatan Bontoa, Namun ironinya yang hadir, hanya Bagian Asset dan Kepala Desa Bonto Bahari.

Syaifullah AM, Kabid Advokasi dan Investigasi HPPMI Maros, sangat menyayangkan kelakuan daripada SKPD yang mangkir terhadap panggilan DPRD Maros.

“Saya kira ini adalah kepentingan Rakyat, maka apapun yang menjadi kondisi SKPD yang tidak hadir, itu patut di pertanyakan. Dan ini sangat jelas mencoreng marwah Institusi DPRD Maros. DPRD Maros harus tegas, karna kepentingan rakyat adalah diatas segalanya,” ungkap Syaifullah AM, saat ditemui Wartawan, Jumat, (10/07/2020).

Ia juga menambahkan, bahwa tempat segala keluh kesah rakyat itu tempatnya di DPRD, kalau DPRD tidak lagi mampu menampung aspirasi rakyatnya lalu di mana lagi mereka akan mengadu.

“DPRD itu adalah rumah rakyat, tempat curhatnya rakyat. Kalau hari ini DPRD kehilangan marwahnya maka percuma ada itu lembaga, bubarkan saja. Karna sejatinya disitulah tempatnya kita mengadu,” pungkas Syaifullah AM.

Laporan: Irwan

Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed