oleh

Dorong pembangunan di sektor kelautan dan perikanan, Penyuluh diminta tingkatkan kinerja

CAKRAWALAINFO.COM – MAROS | Kementerian Kelautan melalui Puslatluh KP kembali lakukan serah terima sarana dan prasarana penyuluhan dari 18 Pemerintah Daerah di Sulawesi Selatan.

Serah terima dilakukan sebagai bentuk implementasi dari Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah.

Dorong pembangunan di sektor kelautan dan perikanan, Penyuluh diminta tingkatkan kinerjaSeiring dengan perkembangan teknologi, Kepala BRSDM Prof. Ir. Sjarief Widjaja mengarahkan agar kegiatan penyuluhan bergerak ke arah digital.

Hal ini berkaca dari fenomena taksi online dan e-commerce yang dengan cepat mengubah pola kerja menjadi lebih efektif dan lebih efisien.

Maka, itu guna mendorong kegiatan pembangunan sektor kelautan dan perikanan, Pemerintah terus berupaya menyediakan sarana prasarana yang memadai.

Sarana prasarana ini dipercaya dapat meningkatkan kelembagaan penyuluhan dan kinerja penyuluh dalam mendampingi masyarakat di lapangan.

Dalam mendukung operasional yang dibutuhkan oleh para penyuluh perikanan ini. Satuan Administrasi Pangkalan (Satmingkal) Balai Riset Perikanan Budidaya Air Payau dan Penyuluhan Perikanan (BRPBAP3) Maros melaksanakan kegiatan Inventarisasi dan Pengalihan Sarpras Penyuluhan Perikanan Dari Pemerintah Daerah Kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan berlangsung di Aula II BRPBAP3, Jalan Makmur Dg Sitakka, Kamis, (17/09/2020).

Dengan tetap menmperhatikan protokol kesehatan, pertemuan ini dihadiri oleh Kepala BRPBAP3 Maros, Kepala Seksi Penyuluhan BRPBAP3, perwakilan dari Pusat Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan (Puslatluh KP), perwakilan dari Dinas Perikanan Propinsi Sulawesi Selatan, seluruh Kepala Dinas Perikanan Kabupaten/kota, dan masing-masing perwakilan Koordinator Penyuluh.

Pertemuan ini dilakukan secara virtual via daring zoom dengan disaksikan langsung Kepala Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan Prof. Ir. Sjarief Widjaja, dan Kepala Puslatluh KP
Dr. Lily Aprilya Pregiwati.

Pada kesempatan tersebut, Kepala BRSDM menyampaikan tiga hal dalam arahannya yakni pertama mengajak untuk lebih bisa memaknai kejadian musibah pandemi covid-19 ini.

“Karena setiap kejadian pasti atas ijin Allah dan mudah mudahan akan membawa kebaikan.” ajak Sjarief dalam paparannya melalui virtual zoom.

Lebih lanjut dikatakan, Sjarief kedua mengajak untuk lebih bisa memanfaatkan teknologi di era digital ini. Dan ajakan terakhir pengetahuan penyuluh harus lengkap tidak hanya sekedar teknologi tapi harus sampai ke hulu hilir suatu proses bisnis masing-masing.

Sementara itu, Kepala Puslatluh KP
Dr. Lily Aprilya Pregiwati.mengatakan untuk itu, kami tengah mengembangkan aplikasi penyuluhan yang mutakhir.

“Nantinya materi penyuluhan dan pelatihan akan diunggah sehingga dapat disebarkan dengan mudah secara daring kepada pelaku usaha dan masyarakat luas,” kata Lily.

Dikatakan, Lily,.Selain itu, berbagai kegiatan penyuluhan juga akan dilakukan secara terpusat dalam sebuah aplikasi. Mulai dari absensi, programa, hingga laporan penyuluh.

Terpisah, salah satu perwakilan Koordinator Penyuluh Perikanan Kabupaten Bone M Syafruddin mengatakan bahwasanya di masa pandemi Covid-19 ini, penyuluh perikanan harus tetap melakukan tugasnya mendampingi pelaku utama atau pelaku usaha.

“Dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Tentunya sarana prasarana penyuluhan menjadi penting karena wilayah kerja cukup luas sedangkan jumlah tenaga terbatas,” katanya dalam keterangannya Kamis, (17/09).

Sementara itu, Kepala Dinas Kota Palopo mewakili Kadis yang hadir menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan hari ini.

Menurutnya, kegiatan ini sangat penting dalam rangka mewujudkan good governance.

Ia pun menyampaikan apresiasinya atas kinerja penyuluh yang telah menyukseskan program-program sektor kelautan dan perikanan di daerah

Laporan: Ani Hammer

Loading...

Komentar

News Feed