Site icon cakrawala info

Lurah Empoang Utara Sulap Tempat Pembuangan Sampah Menjadi Taman Kebun

CAKRAWALAINFO.COM – JENEPONTO | Komitmen terhadap lingkungan bersih dan ruang hijau terus ditunjukkan oleh Pemerintah Kelurahan Empoang Utara. Lurah Empoang Utara, Abdul Rahman, A.Md, bersama warga setempat berhasil menyulap lokasi yang sebelumnya menjadi tempat pembuangan sampah menjadi taman kebun produktif di Lingkungan Kalakkara.

Transformasi kawasan tersebut kini telah mencapai 30 persen progres pengerjaan. Area yang dulunya kumuh, bau, dan rawan penyakit perlahan berubah menjadi ruang hijau yang tertata, bersih, serta memiliki nilai estetika dan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Lurah Empoang Utara, Abdul Rahman, A.Md menyampaikan bahwa program ini lahir dari keprihatinan atas kebiasaan warga membuang sampah sembarangan serta minimnya ruang terbuka hijau di lingkungan permukiman.

“Kami ingin mengubah pola pikir masyarakat. Sampah bukan hanya persoalan kebersihan, tapi juga soal kualitas hidup. Dengan taman kebun ini, warga bisa menikmati lingkungan yang sehat sekaligus produktif,” ujar Abdul Rahman.

Taman kebun tersebut direncanakan akan ditanami berbagai jenis tanaman hijau, sayuran, dan tanaman hias yang dikelola secara gotong royong oleh warga Empoang Utara. Selain memperindah lingkungan, kebun ini juga diharapkan menjadi sarana edukasi lingkungan bagi anak-anak serta ruang interaksi sosial warga.

Program ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Warga yang sebelumnya resah dengan tumpukan sampah kini mulai aktif terlibat dalam pembersihan lokasi, penataan lahan, hingga penanaman awal.

Salah satu warga Kalakkara mengungkapkan rasa bangganya atas perubahan tersebut.

“Dulu di sini bau dan penuh sampah. Sekarang sudah mulai kelihatan seperti taman. Kami jadi lebih peduli untuk menjaga kebersihan,” katanya.

Pemerintah Kelurahan Empang Utara menargetkan pengerjaan taman kebun ini akan terus dilanjutkan secara bertahap hingga rampung sepenuhnya. Ke depan, kawasan tersebut diharapkan menjadi contoh pengelolaan lingkungan berbasis partisipasi warga di wilayah lain.

Langkah progresif ini menjadi bukti bahwa dengan kepemimpinan yang peduli dan keterlibatan masyarakat, masalah lingkungan dapat diubah menjadi peluang kebaikan bersama.

 

(Red)

Exit mobile version