oleh

LSM PEMANTIK Akan Melaporkan Puluhan Proyek SMA/SMK Di Kabupaten Takalar

CAKRAWALAINFO.COM РTAKALAR |  Adanya Dugaan indikasi persekongkolan jahat untuk memperkaya diri sendiri yang sangat berpotensi merugikan uang negara melalui pembagian fee oleh beberapa oknum yang berdampak negatif pada mutu dan kualitas pekerjaan di lingkup pendidikan SMA/SMK Takalar melalui satuan kerja dinas pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan. maka Rahman S. Ketua LSM PEMANTIK (Pemerhati masalah HAM narkotika tindak kriminal dan KKN) akan melaporkan ke APH keseluruhan proyek tersebut yang nilai anggarannya sekitar 181 juta/paket dari pekerjaan penataan halaman sekolah, toilet dan pagar sekolah.

Anggaran dengan nilai 181 juta/paket yang jika ditotalkan kurang lebih sekitar 3,5 Miliyar yang digelontorkan melalui APBDP Provinsi Sulsel melalui satker dinas pendidikan Provinsi untuk puluhan sekolah SMA/SMK di Takalar T.A 2020, tentunya itu perlu diperiksa oleh aparat penegak hukum dengan berlandaskan mutu proyek yang kurang berkualitas sehingga kental dugaan anggaran tersebut hanya terpakai sekitar 50% sampai 60% dari anggaran nilai HPS yang ada.

Selain itu, ada beberapa oknum yang diduga terlibat dalam pembagian Fee yang sesuai data yang berhasil dikumpulkan diduga melibatkan salah satu oknum anggota DPRD Prov. Sulsel yang diduga kebagian fee sampai 15% serta dinas terkait 5%/ paketnya dari CV yang disinyalir kuat ikut andil melalui komunikasi kepentingan yang kurang mengindahkan mutu pekerjaan dengan kehadiran para tenaga terampil bersertifikat masing masing perusahaan yang dipertanyakan.

Dari hasil investigasi lapangan ada beberapa paket proyek di SMA/SMK di Takalar yang diduga kuat tidak sesuai RAB dan gambar kerja, Tutur Rahman S.

Laporan: Tuan Sore

Loading...

Komentar

News Feed