CAKRAWALAINFO.COM – BONE | Keadaan cuaca yang ekstrim saat ini menuntut kita untuk senantiasa waspada dengan ancaman banjir, tanah longsor, pohon tumbang dan bencana alam lainnya, karena kita tidak pernah tahu kapan musibah datang.
Demi mengantisipasi kejadian-kejadian tersebut, Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel selalu menyiagakan Tim SAR yang senantiasa siap sedia untuk melaksanakan pertolongan dan evakuasi terhadap warga yang tertimpa musibah.
Perawatan terhadap peralatan SAR ini dilakukan selain untuk mengecek kondisi peralatan tersebut tentunya untuk memperpanjang usia pakai .
Adapun perlengkapan SAR yang dilakukan perawatan seperti mesin pemotong katu ( Chain Saw), pelampung (Life Jaket), tali Carmantel, montenering set, dan Scuba set. Seluruh peralatan ini sangat penting untuk mendukung tugas dari Tim SAR baik itu operasi di darat maupun operasi di air.
Saat dijumpai Komandan Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel Kompol Nur Ichsan, S.Sos. menjelaskan bahwa ” sebagai wujud dari Bhakti Brimob Untuk Masyarakat, Tim SAR Brimob Batalyon C Pelopor selalu siap memberikan pertolongan terhadap masyarakat baik itu berupa evakuasi warga yang terkena dampak banjir, pohon tumbang yang menghalangi jalan hingga musibah kecelakaan di air ataupun di darat yang membutuhkan kehadiran Tim SAR.
“Karena kondisi cuaca saat ini cukup ekstrim dan sulit diprediksi, maka saya telah memerintahkan kepada tim SAR Batalyon C Pelopor untuk selalu siaga dan memantau potensi-potensi bencana yang dapat terjadi di wilayah Back Up Batalyon C Pelopor”. Jelas Kompol Ichsan.
Di tempat terpisah Komandan Satuan Brimob Polda Sulsel Kombes Pol. Muhammad Anis, mengatakan ” sebagai langkah nyata dari Bhakti Brimob Untuk Masyarakat, Satbrimob Polda Sulsel selalu memberikan respon cepat terhadap kejadian bencana yang terjadi di wilayah Sulawesi Selatan. Seperti halnya kejadian di Kabupaten Jeneponto dan Bantaeng, kami telah menerjunkan Regu SAR beserta 2 unit mobil dapur lapangan untuk membantu warga disana. Selain itu kami juga memantau wilayah-wilayah lain yang memiliki kerawanan bencana”. Ungkap Kombes Pol. Muhammad Anis
Laporan: Ani Hammer

