CAKRAWALAINFO.COM-KENDARI: Aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh ribuan Mahasiswa dari berbagai kampus di Kota Kendari berakhir dengan recuh dan mengakibatkan seorang anggota Kepolisian brimob Polda Sultra bernama IPDA Iman meninggal dunia di tengah ujuk rasa yang sedang berlangsung di depan Kantor DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara Kecamatan Mandonga. (11/04/2022).
Dalam tuntan unjuk rasa yang dilakukan mahasiswa sehingga terjadinya recuh antara pihak kepolisian ialah menolak perpanjangan masa jabatan presiden Jokowi Widodo hingga 3 periode dan kenaikan harga BBM serta kenaikan harga sembako.
Saat di konfirmasi oleh media Kabid Humas Polda Sultra Kombes Pol Ferry membenarkan hal tersebut, dan menuturkan bahwa banyak fasilitas di rusaki oleh pengunjuk rasa dan satu anggota brimob Sultra meninggal dunia di tengah ujuk rasa.
Lanjut Kabid Humas, saat mengawal unjuk rasa mahasiswa Ipda Imam mengeluh sesak napas dalam mobil Baracuda milik satuan Brimob Polda Sultra di tengah patroli, Selanjutnya massa sudah mulai bisa dibubarkan.
“Sekitar pukul 15.00 tiba-tiba sesak lalu dibawa dan sempat di rawat di RS Bhayangkara, Sekitar pukul 17.30 kita dapat kabar dari rumah sakit bahwa Ipda Imam telah meninggal dunia, Tutupnya
Laporan: Kusuma

